Kamis, 12 Februari 2015

Puisi ( kata dari hati berbuah berseri)

Demi Sepasang Merpati

karya : Muh. Rizki Widodo

Dikala sepi seiring berkelam sunyi
Terasa sepi dalam lubuk sanubari
Terbenam kelam rasa dala hati
Manis terbuang pahit pun datang
Memang nasib seekor kenari
Hidup diantara sepasang merpati

Dalam lubuk hati teriris perih
Terkapar terlena bercucur air mata
Demi sepasang merpati
Rela tertembak terhempas tak berdaya
Peluru menusuk didada tembus dalam jiwa
Rela pedih demi cinta sepasang merpati

Renungkan…….
Fikirkan…….
Seekor kenari rela sakit
Rela pedih perih
Hanya demi sepasang merpati
Hanya demi sepasang merpati

Memang nasib seekor kenari
Harus merelakan cinta tulus dari hati
10/2/2015



Tangisan Sang Alam

karya : Muh. Rizki Widodo

Langit kelam berawan hitam
kilatan putih mengiringinya
Bergemuruh suara sang alam
 Mulai bercucuran tangis sang alam
Tetesan air sedikit demi sedikit mulai berjatuhan
Tak lama berselang pohon bergoyang
Lebat hebat tangis sang alam

Dedaunan takkuasa menahan tangisan
Dedaunan merunduk menguncup
Terdengar berkali-kali jeritan sang alam
Tanah basah meresap tangisannya
Mengalir deras sampai kehilir

Merintik-rintik tak kunjung henti
Habislah malam terbit lah kelam
Tangisan tragis dari sang alam
Apakah alam telah bosan?
Air bah menghantam perumahan
Tercampur tanah pecan coklat

Hanya bisa diam melihat sang alam
Menangisi semua perbuatan

Mungkin ini balasan setiap perbuatan
Ataukah garis yang telah ditentukan
10/2/2015